Senin, 25 Februari 2013

Puisi untuk Indonesia

Pemuda berakhlak
karya ; Yulia sari

Disaat terenyah kaki melangkah
Derap detakan jantung pun ikut bergetar
Terbayang ungkapan maju demi menembus semangat
Halusinasipun ikut terbelakang
Orang kecil menangis, mengemis ditengah gerimis
Sang Koruptor tersenyam manis dengan roda empat yang gemerlis

Hey Pemuda!
Angkat suara mu pemuda, jangan terdiam
Semangat tinggimu itupun cukup menantang
Ingat! kau adalah tiang
Tiang pada penyangga
Tiang pada pembangkit bangsa
Tiang pada rakyat jelata
Tiang pada suka cita
Dirimu ada pada kita

Hey! Basmi yang berdasi tapi tak punya akhlak
Dengarkan hidupmu itu penuh tantangan
Satu langakahmu itu penuh makna
Ataukah tanah air akan buruk ditangan kita?
Tidak! tidak untuk Indonesia
Dekaplah tanganmu pemuda
Genggam erat jadikan satu demi untuk Indonesia berakhlak
Terangkan pikiranmu pemuda
Berani bergelut untuk menatap kedepan
sekarang semangat pemuda kritis
Kita bangun kembal dengan gubrisan yang merintis

PUISI bertema *hari kiamat*

_Pameran Fosil diakhir masa_
karya : Yulia Sari

Kumandang jeritan memecahkan gendang telingaku
Pameran fosil mulai mewarnai kehidupanku
Terompet Isrofil mulai menggaduhkan hatiku
terdiam sejenak bingung dengan kejadian itu

Makhluk terkumpul menjadi satu
ternyata alarm kehidupan habis waktu
dan berakhir sampai disitu
beratnya kanan, puaslah hatimu
beratnya kiri, sengsaralah hatimu

Menari berterbangan dilangit udara
seperti laron mendekati cahaya
ini akhir dari segalanya
tinggal menimbang berat yang mana